Tangis Ibu Salsabila, Saksikan Putrinya Ditarik Oknum TNI dari Kolom Mobil, Ibu Korban Iba ke Pelaku
Rabu, 03 Agustus 2022
Edit

SRIPOKU.COM- Tangis Suryati pecah tatkala menyaksikan rekonstruksi kecelakaan di Nagreg, Bandung, Jawa Barat yang merenggut nyawa anak gadisnya, Salsabila.
Wanita 41 tahun itu berdiri di samping kanan jalan di Desa Ciaro, lokasi tabrak lari yang dilakukan tiga oknum TNI.
Didampingi kerabatnya, Suryati terus berusaha tenang menyaksikan reka adegan kematian sang putri.
Usai rekonstruksi, Suryati mengaku lega setelah ketiga pelaku sudah ditangkap.
"Setelah meihat rekonstruksi, ya merasa lega saja," kata Suryati, saat ditemui setelah rekonstruksi dikutip dari Tribun Jabar.
Perasaannya campur aduk, Suryati mengaku kesal sekaligus kasihan terhadap para pelaku.
"Ya ada kasihan juga udah gitu mah, melihat mukanya juga," kata Suryati, yang terlihat masih berkaca-kaca.
Namun demikian ia berharap para pelaku mendapat balasan setimpal dengan apa yang sudah mereka perbuat.
"Harapannya, ya bisa dihukum sesuai dengan undang-undang, dan pasal yang ada, saya serahkan saja kepada yang berwenang," ucapnya.
• Kepala Dulu, Cara Kolonel Priyanto dan Anak Buah Lempar Jasad Sejoli dari Jembatan
Saefudin Juhri (52) adalah saksi mata yang melihat peristiwa kecelakaan yang terjadi pada Rabu, 8 Desember 2021.
Bahkan, baju yang dikenakannya saat rekonstruksi harus baju yang digunakan saat membantu korban.
"Ini saya juga terpaksa menggunakan baju ini lagi, padahal sudah enggak mau pakai baju ini lagi, suka keinget-inget kejadian itu," ujarnya.
Saefudin pun menunjukkan di baju biru yang dikenakannya masih terdapat bercak darah.
"Ini, ini masih kelihatan bekas darah," katanya.
Selain itu, kata Saefudin, kegiatannya juga menjadi terganggu karena harus bolak-balik memberikan keterangan kepada yang berwenang.
"Saya kan kerja, memang tidak apa-apa, majikan mendukung saya untuk itu. Tapi kan enggak enak, jadi sering bolos," katanya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com